CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Thursday, March 3, 2011

Kasihku Abadi

Meneliti novel Lili buat Najah.....menyedarkan aku .Ada tikanya kita alpa dengan apa yang kita miliki....kita rasakan ia tidak bernilai...namun bila ia hilang..ternyata amat berharganya ia....
Buat semua teman yang telah menjadi isteri.Suami adalah anugerah Allah yang tak ternilai buat kita...apa jua sikap dan tingkahlaku suami itu...terimalah seadanya...itulah satu cara Allah nak menterbiah hambaNya yang dhaif seperti kita..Buat teman yang bergelar suami...hargailah isteri anda...namun jagalah hubungan dengan ibubapa kerana kita hidup di dunia ini ibu kita hanya satu...bapa kita jua satu...namun sedarlah teman...walaupun satu namun pesan mereka beribu-ribu...
Kasih sayang adalah anugerah Allah..pupuk dan bajailah ia agar tetap subur hinggala nyawa kita terpisah dari badan...Janganlah sesekali kita memutuskan Silaturrahim..

Monday, February 28, 2011

Permata Yang Hilang....

Ya Allah akulah hambaMu yang dhaif lagi kerdil hanya mampu menghitung hari...mengatur langkah melalui segala qada' dan qadarmu.Selebihnya aku hanya mampu pasrah atas kehendakmu.Selangkah kaki melangkah...kian bertambah usia ini semakin dekatlah aku untuk kembali mengadapmu yang maha Pencipta.Namuan atas dasar punya hati dan perasaan yang Kau kurniakan...aku tetap menaruh harapan.

Ya Allah aku hambaMu tetap pasrah namun tetap mendambakan kasihMu..andai ada waktu untukku kau berilah peluang untuk aku memiliki permataku yang hilang suatu tika dulu....buat penghias hidupku walau seketika cuma...walau di saat hampir terpisahnya rohku dari jasad..itulah yang ku dambakan Ya allah....
Ya Allah Yang maha Penyayang..permata yang tidak ternilai itu telah jatu...hilang suatu ketika dulu...permata yang diberikan ibu...aku sedih atas kehilangannya namun tetap mengharapkan sifat Rahman dan rahimMu...kembalikan ia padaku Ya Allah....

Thursday, February 24, 2011

Munajat dan Harapan

Salam ingatan....peristiwa 30 tahun lalu kian menari-nari di depan mata...tiada siapa menduga ia kan berulang kembali....kasih sayang yang dicurahkan cuma sia-sia ibarat mencurah air ke daun keladi......masing-masing memendam rasa menjeruk jiwa...tiada niat lain cuma takut terguris hati tersayang...takut terurai ikatan yang padu...

kini segalanya di singkap satu demi satu....segalanya masih tersusun kemas di lipatan hati...setelah kau dibuang kini,barulah segalanya terserlah..
usahlah kau menyalahkan diri habis-habisan...menghukum diri tanpa keruan...ingatlah segalanya adalah taqdir Tuhan...sebagai hamba kita tidak mampu mencernakan...ilmunya amat luas seluas tujuh lautan...
namun harapan ini tetap di pertaruhkan muga kita akan diberi kesempatan...andai ada rezki,andai masih ada jodoh biarlah ia tetap jadi kenyataan biarpun sedetik cuma biar di saat nyawa akan berpisah dari badan.
Ya Allah Yg Maha Penyayang...dengarlah keluhan hambaMu ini...kurniakan aku kesempatan itu buat aku..ingin ku berbakti pada seorang yang bergelar suami...
Jangan kau paksa aku untuk membunuh semua kenangan itu lantaran ia lahir dari jiwa yang tulus mka mana mungkin ia kan hilang...apatah lagi akan mati....malah makin dilontar makin ia menghampiri...maafkan aku andai terus-terusan menyayangimu...bersama satu harapan...bahagia bersama.

Wednesday, February 23, 2011

Di mana penghujungnya....

20 tahun ku anyam untaian kata membentuk secuah ceritera yang entah di mana akhirnya.....kini setelah sekian lama ia terpendam bersama buih-buih duka,bersulamkan derita dan airmata...lantas pasrah pada kehendak yang Esa..Kau muncul kembali...masih setia bersama seribu harapan...namun apa daya kita taqdir yang Esa mengatasi tadbir....siapalah kita sekadar hambaNya yang tidak berupaya menyingkap segala rahsia dan hikmah..

Yakinlah teman.tiap yang berlaku pasti ada hikmah yang tersirat...kini kita lakarkan lukisan hidup itu...teruskan biar ia bagai dua garisan selari yang entah bila kan bertemu...
Apa yang nyata dan pasti...DIA Maha Penyayang,Maha mendengar rayuan dan harapan hambaNya...muga di suatu ketika nanti segala impian yang di bina dua dekad lalu kan menjadi nyata biar seketika cuma...biar di kala nafas di hujung ubun sekalipun...
Ya Allah hanya Engkau yang mampu menyingkap segala rahsia ini...kami pasrah padaMu ya Allah.

Tuesday, February 15, 2011

salam sayang buat adik tercinta...malam ini airmata kakak tumpah lagi.Begitulah yang berlaku pada Runi.....setelah sekian lama dia memendam rasa...mengharap bulan yang tidak dapat dicapai tanga,cahaya purnama kian menghampiri-tiba awan mendung melitupi cahaya tadi...apakah perlu dia membuktikan kesetiaannya kali ini sedangkan sejak 30 tahun yg lalu dia setia menanti penuh mengharap...Dia pasrah pada kehendak taqdir yang tidak menemukan dia dengan buah hatinya itu..harapannya cuma satu biar tak dapat mencapai bulan...dapat melihat ia terus menyinarkan cahayanya pun sudah cukup membahagiakannya.....

Thursday, February 10, 2011

Munajat.....

Allah itu Maha agung...Maha berkuasa...Maha Mengetahui segalanya....Setiap apa jua yang berlaku adalah dalam pengetahuan dan ilmuNya...Kita sebagai hamba sewajibnya akur dan tunduk patuh pada semua ketentuannya....ingatlah insan...jangan sesekali leka dan lalai dengan godaan syaitan yang ingin merosakkan kamu...
Ya allah...jadikanlah diri ini sebagai hambaMu yang taat dan sentiasa dirahmati.Janganlah Kau uji kami ya Allah dengan sesuatu yang tidak mampu kami tanggung...Ya Allah Engkaulah yang menjaga dan mengawasi hati-hati kami.Engkaulah yang mampu membolak-balikkan hati kami..Justeru itu kau tetapkanlah hati kami di jalan lurus agar kami sentiasa berada di landasan yang kau redhoi....Ya Allah...ya Tuhanku...kau padamkanlah segala kenangan lalu itu...kau simpan dan sematkanlah sebaik mungkin dalam lipatan sejarah hidup kami agar kami dapat menghadapi hari-hari mendatang dengan cemerlang dan di bawah rahmatMu sentiasa.
Ya Allah..sesungguhnya kami ini adalah hambaMu yang lemah...seringkali terpedaya dengan tipudaya syaitan....kau lindungi dan peliharalah kami Ya Allah.....Seluruh jiwa raga kami hanya milikMu Ya Allah....Kau satukanlah hati-hati kami untuk membela agamaMu Ya Allah....
Dalam keheningan malam ini...hanya ini pohon dan pinta kami Ya Allah...kepadaMu kami bermunajat....

Tuesday, February 8, 2011

Kelebihan Solet Sunat Dhuha

Kelebihan Solat Dhuha

Firman Allah s.w.t :


Demi waktu Dhuha dan demi Malam apabila menjadi sepi. Tidaklah Tuhanmu meninggalkanmu dan tidaklah Dia membencimu. Dan Akhirat itu lebih baik daripada dunia ini. Dan pasti Tuhanmu akan memberi kepadamu kurniaan hingga kamu menjadi suka.

(Surah al-Dhuha : 1-5 )

Kelebihan Solat Dhuha

Berkata Abu Murrah Ath-Tha’ifi r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. telah bersabda : Allah telah berfirman:

“Wahai anak Adam! Bersembahyanglah untuk Aku di awal pagi, niscaya Aku akan mencukupimu di akhirnya.”

(Riwayat Ahmad)

Hadis Qudsi ini menganjurkan kita mengerjakan Solat Dhuha yang mana antara faedahnya, Allah Ta’ala memberi jaminan akan melaksanakan segala keperluan-keperluan keduniaan manusia setiap hari.

Antara ibadat sunat yang dianjurkan dan menjadi amalan Rasullullah SAW sendiri ialah solat sunat Dhuha. Banyak hadis-hadis yang mengalakkannya dan menyatakan keutamaannya, antaranya dalam riwayat Abu Hurairah katanya:

“Kekasihku Rasullullah SAW telah berwasiat kepadaku tiga perkara, aku tidak meninggalkannya, iaitu ; supaya aku tidak tidur melainkan setelah mengerjakan witir, dan supaya aku tidak meninggalkan dua rakaat solat Dhuha kerana ia adalah sunat awwabin, dan berpuasa tiga hari daripada tiap-tiap bulan”

(Hadis riwayat Al-Bukhari dan Muslim)


Adapun kelebihan sembahyang Dhuha itu sepertimana di dalam kitab “An-Nurain” sabda Rasullullah SAW yang maksudnya : “Dua rakaat Dhuha menarik rezeki dan menolak kepapaan.”
Dan daripada Anas bin Malik Radhiallahu ‘anhu berkata: “Aku mendengar Rasulullah SAW berkata: “Barangsiapa yang mengerjakan sembahyang sunat Dhuha dua belas rakaat dibina akan Allah baginya sebuah mahligai daripada emas”

(Riwayat Ibnu Majah dan Tirmidzi)


Waktu sembahyang Dhuha ialah dari naik matahari sampai se-penggalah dan berakhir di waktu matahari tergelincir tetapi disunatkan dita’khirkan sehingga matahari naik tinggi dan panas terik.


Cara menunaikannya pula adalah sama seperti sembahyang-sembahyang sunat yang lain iaitu dua rakaat satu salam. Boleh juga dikerjakan empat rakaat, enam rakaat dan lapan rakaat. Menurut sebahagian ulama jumlah rakaatnya tidak terbatas dan tidak ada dalil yang membatasi jumlah rakaat secara tertentu, sebagaimana sebuah hadis yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah bermaksud :”Adalah Nabi SAW bersembahyang Dhuha empat rakaat dan menambahnya seberapa yang dikehedakinya.” (Hadis riwayat Ahmad, Muslim dan Ibnu Majah)


Dalam sebuah hadis yang lain Nabi SAW bersabda bermaksud : ” Barangsiapa yang menunaikan sembahyang sunat Dhuha sebanyak dua rakaat tidak ditulis dia daripada orang-orang yang lalai daripada mengingati Allah dan barangsiapa yang menunaikan nya sebanyak empat rakaat ditulis akan dia daripada orang-orang yang suka beribadat dan barangsiapa yang menunaikannya sebanyak enam rakaat dicukupkan baginya pada hari tersebut, barangsiapa menunaikan nya sebanyak lapan rakaat Allah menulis baginya daripada orang-orang yang selalu berbuat taat, barang siapa yang menunaikannya sebanyak dua belas rakaat Allah akan membina baginya mahligai didalam syurga dan tidak ada satu hari dan malam melainkan Allah mempunyai pemberian dan sedekah kepada hamba-hambaNya dan Allah tidak mengurniakan kepada seseorang daripada hamba-hambaNya yang lebih baik daripada petunjuk supaya sentiasa mengingatiNya,” (Riwayat At-Thabarani ).